Setting Toshiba VFD untuk Conveyor: Constant Torque, Ramp, & Braking yang Aman
Jawaban cepat: conveyor butuh torsi stabil dan start/stop yang terkontrol. Setting yang paling berpengaruh adalah input data motor, accel/decel, torque boost/limit, serta opsi braking bila perlu berhenti cepat.
Conveyor itu beda dengan pompa/fan
Pompa/fan biasanya “ringan di bawah” (variable torque). Conveyor sering constant torque: saat start, beban bisa berat (material sudah di belt), sehingga butuh strategi setting agar tidak overcurrent.
Step 1 — Input data motor (wajib)
Masukkan parameter nameplate motor secara benar: Volt, Hz, Ampere, kW/HP, dan RPM (jika diperlukan). Ini membantu VFD menjaga torsi tanpa “mengira-ngira”.
Step 2 — Accel/Decel yang cocok untuk conveyor
Conveyor yang terlalu agresif bisa membuat belt slip atau mechanical shock pada gearbox/coupling.
| Kondisi | Accel time awal | Decel time awal | Catatan |
|---|---|---|---|
| Conveyor ringan | 5–15 detik | 5–15 detik | Sesuaikan agar tidak slip |
| Conveyor beban berat | 15–40 detik | 10–30 detik | Naikkan ramp untuk menekan lonjakan arus |
| Butuh stop cepat | 15–40 detik | 2–10 detik | Biasanya perlu braking resistor / setting braking |
Step 3 — Fokus torsi: torque boost, torque limit, & anti-stall
Nama parameter bisa berbeda antar seri, tapi konsepnya sama:
- Torque boost: membantu start saat torsi awal kurang.
- Torque limit / current limit: membatasi arus agar tidak trip, tapi terlalu kecil bisa bikin conveyor gagal start.
- Anti-stall: menjaga motor tidak “mati” saat beban mendadak naik.
Tip praktis: kalau conveyor gagal start, jangan langsung menaikkan semua limit. Mulai dari: perpanjang accel → cek mekanik → baru optimasi boost/limit.
Step 4 — Braking: kapan perlu?
Conveyor menurun atau sistem dengan inersia tinggi sering butuh braking agar tidak “meluncur”. Pilihan umumnya:
- Decel lebih panjang (paling aman, tapi stop lebih lama)
- Dynamic braking resistor (stop cepat, perlu hardware & setting benar)
- Mechanical brake (via motor brake atau brake unit)
Jika kamu butuh stop cepat karena safety, rencanakan sejak awal: braking resistor + proteksi panas + wiring yang rapi.
Step 5 — Proteksi yang sering dibutuhkan conveyor
- Overload/overcurrent (beban material tiba-tiba naik)
- Overtemperature (panel kurang ventilasi)
- Phase loss/undervoltage (supply tidak stabil)
- Interlock E-Stop (wajib untuk safety)
Baca Juga:
- Produk Toshiba Inverter (Money Page)
- Harga Toshiba Inverter (VFD) Indonesia: Faktor, Kisaran, & Cara Minta Penawaran
- Setting Parameter Toshiba VFD untuk Pompa/Fan: PID, Ramp, Proteksi, & Tips Stabil
Butuh penawaran cepat?
Kirim data motor+aplikasi, tim HEJ bisa bantu sizing & rekomendasi seri agar tepat kebutuhan.
